OSIS SMP N 1 CEPIRING MEMBUAT SABUN MINYAK JELANTAH
Pengurus OSIS SMP N 1 Cepiring Periode 2025/2026 mengadakan program terbaru yaitu Komunitas Kreasi Alam. Kreasi alam adalah akronim dari “Kreatif,Edukatif,Sampah Dan Lingkungan Mandiri” Kreasi alam memiliki makna bahwa program yang menumbuhkan kreativitas siswa dengan memanfaatkan potensi alam dan sampah menjadi karya yang bermanfaat.
Diharapkan dengan program ini siswa dapat mengembangkan kreativitas dalam mengolah sampah dan bahan alam menjadi program yang bermanfaat (upcycling), membentuk karakter siswa yang inovatif, mandiri, dan bertanggung jawab serta mengurangi volume sampah di lingkungan sekolah melalui kegiatan pengolahan dan pemanfaatan kembali.Menumbuhkan jiwa kewirausahaan berbasis produk ramah lingkungan.
Komunitakreasi alam ini melaksanakan program kegiatan pertama kali yaitu memanfaatkan minyak jelantah menjadi sabun penghilang noda “sabun mijel”. kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Februari 2026 setelah pulang sekolah bersama dengan komunitas KerDus kabupaten kendal, dalam hal ini yang menjadi instruktur kami adalah Bu Umi dan Pak Awaludin. Kegiatan ini sangat seru karena kami bisa belajar bagaimana cara kita mengolah minyak jelantah & soda api menjadi karya yang bermanfaat.
Kami terbagi menjadi 7 kelompok. Setiap kelompok harus menyiapkan beberapa bahan seperti soda api,pewangi,pewarna, air dan bahan utamanya minyak jelantah. Minyak jelantah sebelumnnya harus kita rendam terlebih dahulu untuk menjernihkannya. Kemudian alat yang harus kami siapkan adalah baskom plastik, sutil/pengaduk dari kayu/plastik dan cetakan.
Kegiatan ini berlangsung selama 2 jam. Dari mulai jam 13.30 sampai dengan jam 15.30 WIB. Banyak sekali ilmu yang kami dapatkan dari pengalaman ini salah satunya adalah mengaduk adonan sabun mijel harus ke arah kiri supaya uap nya keluar karena jika kita mengaduk ke arah kanan maka uap akan mengendap kebawah yang memungkinkan pembuatan sabun bisa gagal karena adonan tidak mengental.
Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan kita cara membuat sabun melainkan mengajarkan kita bahwa barang yang dianggap tidak bergua bisa diolah menjadi barang baru yang bermanfaat.
Semoga kegiatan ini akan bisa berlanjut dan menjadi edukasi untuk kita khususnya warga SMP N 1 CEPIRING untuk terus berkarya dan peduli terhadap lingkungan. HIJAULAH BUMIKU!
Marchella Putri M. (8E)
