Lentera Cerita: Darah Suci
Lentera Cerita hadir untuk pertama kalinya sebagai wadah karya siswa. Pada edisi perdana ini, cerpen dari siswa kelas IX A hadir dengan rangkaian kata sederhana namun penuh makna, mengajak kita untuk merenung, memahami, dan menemukan pelajaran berharga dalam kehidupan.
“Darah Suci”
✍️ Karya: Siti Naziihah Amalia Akhmad — Kelas IX A
Selamat membaca
Pada suatu hari, terdapat anak perempuan berusia 14 tahun yang merupakan tahfidz qur’an. Ia bernama Zahiya Althafunnisa, ia sudah menghafal al-qur’an semenjak usianya menginjak umur 7 tahun. Al-qur’an telah ia anggap seperti sahabatnya sendiri, sampai-sampai ia menamai al-qur’an nya, nama al-qur’an Zahiya adalah Nuri namun ia menyebutnya dengan sebutan “Riri”.
Pada suatu malam, tepatnya tanggal 17 Ramadhan memperingati Nuzulul Qur’an. Ia mengaji di rumah ustadz Qamar. Ia mendengar kan ceramah pak ustadz, dari sejarah turun nya Al-quran hingga mitos.
Ustadz Qamar : ” anak-anak, perlu kalian ketahui bahwa dulu, Al-quran tidak diwahyukan dalam bentuk perbukuan seperti sekarang. Dulu Al-quran hanya ditulis di batu, daun, dan lembaran kertas. Namun di masa pemerintahan khalifah Utsman bin Affan, Al-quran mulai dibuku kan sampai sekarang “
Nahla : ” pak ustadz, kenapa pada surat al kahfi di bagian ayat فليتلطف berwarna merah?
Ustadz Qamar : ” waktu sahabat Utsman membaca Alquran di dalam rumah tiba-tiba terdapat sekelompok penjahat yang menusuk nya sehingga darah nya menetes tepat pada ayat tersebut “
Zumar : ” Oh iya pak, katanya ada mitos yang mau bapak cerita kan? “
Ustadz Qamar : ” oh iya saya lupa. Jadi gini ceritanya, 14 tahun yang lalu kota ini pernah diserang oleh Iblis raksasa. Ia ingin mencari manusia yang berdarah suci di kota ini untuk dijadikan tumbal, namun seluruh warga mengaku bahwa tidak ada yang memiliki keturunan darah suci karena darah suci hanya dimiliki oleh seseorang yang terlahir dari golongan bidadari bangsawan dengan golongan manusia yang suci hati nya. Maka, anak tersebut merupakan blesteran bidadari dan manusia, kami menyebut nya anak ajaib. Akhirnya Ratu Bidadari pun turun ke bumi dan membantu kota Nurallaya untuk mengusir Iblis tersebut. Akhirnya Iblis pun pergi, tapi akan datang lagi 14 tahun yang akan datang. Dan itu adalah tahun ini “
Lalu, sesampainya dirumah ia langsung tidur dan meletakkan Alquran nya di meja dekat ranjang tidurnya, Ia terbangun di tengah malam karena dibangunkan suatu benda yang tak asing baginya.
Riri : ” assalamu’alaikum Lala”
Zahiya : ” waalaikumsalam. Hah? K-kamu Alquran ku? Kok bisa bicara? “
Riri : ” atas izin Allah SWT. Aku dapat bicara dan mengobrol dengan mu Lala”
Zahiya : ” K-kok kamu panggil alu Lala? Namaku Zahiya “
Riri : ” Tidak! Kamu itu Lala! “
Zahiya : ” ya udahlah terserah. Kamu kenapa hidup? Apa tujuan mu?
Riri : ” Aku hanya ingin mengajak mu ke suatu tempat “
Tiba-tiba burung merpati putih besar datang dan menghampiri kami
Merpati putih : “teman-teman perkenalkan, Aku adalah merpati yang di utus untuk mengantarkan kalian”
Riri : ” ayo naik La! “
Mereka naik merpati tersebut. Lalu Merpati membawa kami terbang dan menembus awan. Tiba-tiba kami sudah berada di suatu tempat yang sangat indah. Hampir semuanya berwarna putih, lalu kami di turunkan di depan gerbang suatu kerajaan megah. Dan merpati itu pergi meninggalkan kami. Tak lama kemudian, gerbang tersebut terbuka sendiri dan kami disambut pengawal kerajaan tersebut.
Pengawal : ” Selamat datang kembali di Kerajaan Abyadh putri “
Zahiya kebingungan, namun sahabatnya terus berjalan hingga masuk ke suatu ruangan.
Riri : ” Assalamu’alaikum Ratu “
Ratu Maryam : ” Wa’alaikumsalam Riri. Selamat datang kembali dan terimakasih telah mengantar dan menjaga anakku “
Zahiya : ” Tunggu. Apa semua ini? Siapa kalian? “
Riri : “Perkenalkan, ini adalah Ratu Bidadari di negeri Abyadh namanya Maryam. Dan kau adalah anaknya, namamu Laylatunnajjah Qamar Ash-Shidqi. Makanya aku memanggil mu Lala “
Zahiya : “T-tidak! Kalian pasti bohong! Mana buktinya? “
Ratu Maryam : “Nak, aku adalah ibumu. Dan ayahmu adalah tuan Qamar Ash-Shidqi. Waktu itu, kerajaan ini diserang Iblis dan Aku terpaksa mengembalikan ayahmu dan kamu ke bumi agar selamat. Kalau kamu tidak percaya, kamu bisa tanyakan itu kepada orang tua mu di bumi “
Lalu, merpati putih datang menjemput Zahiya dan membawanya kembali pulang ke rumah. Ia langsung ke rumah pak Ustadz Qamar, mengajak nya ke rumah. Dalam ruang tamu, mereka berkumpul termasuk pak Ustadz. Ia langsung buka suara.
Zahiya : “A-ayah, I-ibu. Aku mau kalian jujur. Sebenarnya siapa nama asliku?”
Ayah dan ibunya meneteskan air mata dan dengan berat hati, menjelaskan perkara yang sebenarnya.
Ibu : “nak, mungkin ini saatnya untuk memberitahu mu. Dulu, kami tidak bisa memiliki keturunan. Kami berdoa dan Allah mengabulkan nya. Tiba-tiba seekor merpati putih menjatuhkan bakul di atas sungai Nur. Ternyata isinya adalah bayi perempuan dan kertas yang bertuliskan nama Laylatunnajjah Qamar Ash-Shidqi. Kami tidak menggunakan nama itu karena takut kamu akan diambil oleh orang tua aslimu”
Ustadz Qamar menangis.
Ustadz Qamar: “L-layla. Maafkan ayah karena tidak bisa menjaga mu. Waktu itu, Iblis masih mengejar kita dan akhirnya ku amanahkan kamu pada seekor merpati agar kamu selamat. Maafkan ayah nak”
Ayah : ” bagaimana kamu dapat mengetahui semua ini nak? “
Zahiya menceritakan semua nya dari a sampai z. Dan kedua orang tuanya kaget bahwa ia adalah anak yang berdarah suci itu “
Ayah : “nak, kamu dalam bahaya! Iblis bisa datang kapan saja “
Zahiya : “Tidak ayah. Aku akan melawan dan menghabisi Iblis itu bersama sahabat dan ibu kandung ku”
Tiba-tiba langit mendung, petir bergemuruh dan datanglah sosok Iblis besar yaitu Iblis Basoka.
Basoka : “HaHaHa! Seperti nya ku mencium aroma darah suci disini”
Zahiya langsung memanggil Ratu Maryam dan Alquran nya dengan bantuan merpati putih. Dan mereka pun langsung datang dan menghampiri ku.
Riri : ” ada apa Lala? “
Zahiya : “kita harus menyelamatkan kota ini dari Iblis Basoka. Aku minta tolong kalian untuk membantu ku menghabisi Iblis Basoka”
Ratu Maryam : “Baiklah Layla, mari kita lakukan bersama-sama. Kamu memiliki kekuatan Arunika Astra yaitu senjata cahaya fajar. Itu bisa keluar ketika hatimu suci dan ingat kepada Allah SWT”
Mereka menghampiri Iblis dan mengaku bahwa zahiya lah yang Iblis cari. Tak lama kemudian mereka langsung menyerang Iblis tersebut.
Zahiya : “Bismillahirrahmanirrahim. KEKUATAN MEGA ARUNIKA ASTRA…!
Ratu Maryam : ” KEKUATAN MEGA VOLTRA…!”
Riri : “KEKUATAN MEGA NOVA…! “
Akhirnya Iblis tewas dan kota Nurallaya aman dan sejahtera. Seluruh warga gembira . Keluarga Putri Layla kembali dan hidup bahagia selamanya di kerajaan Abyadh, Negeri Kayangan.
Setiap cerita selalu menyimpan makna yang berbeda. Semoga kisah kali ini dapat memberi sudut pandang baru dan menginspirasi langkah kita ke depan.
Lentera Cerita
Kisah penuh makna yang menghangatkan hati dan menuntun jiwa
