Lentera Cerita: Bulan Ramadhan
Lentera Cerita kembali hadir dengan kisah baru dari kelas VII D yang penuh makna, yang siap menemani dan menginspirasi. Disetiap rangkaian kata yang tertulis, tersimpan pesan kehidupan yang mengajak kita merenung, memahami, dan melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. Semoga cerita kali ini dapat membawa manfaat bagi para pembaca.
“Bulan Ramadhan”
✍️ Karya: — Kelas VII D
Selamat membaca
Di bulan suci ramadhan ini kita akan menjalankan ibadah puasa, bersama sama umat Islam.Kita mencari pahala yang sebanyak benyaknya untuk bekal nanti.
Pada puasa hari pertama bunyi suara azan berkumandang untuk ngajak kita ke masjid untuk melaksanakan ibadah sholat dan sholat terawih,semua anak anak girang gembira menanti penyambutan bulan ramadhan,mereka semua asyik,bisa melaksanakan ibadah sholat terawih.
Pada puasa pertama terdengar bunyi suara tok–tok‘,dan itu ternyata bunyi ketokan untuk membangun kan warga warga untuk sahur di hari pertama puasa Warga sangat gembira saat membangunkan tetangga tetangga untuk sahur. Di setiap sudut rumah sudah ada yang menyiapkan menu masakan
untuk sahur.
Setelah sahur telah usai atau sudah imsak,warga warga dan kanak kanak remaja bergerombolan untuk menuju ke masjid untuk menjalankan ibadah sholat subuh berjamaah.Suasana yang masih petang itu,membuat udara terasa menjadi lebih dingin.Sorak sorak kanak kanak remaja yang sedang bercanda dengan teman temannya, sambil menunggu sholat di mulal.
Setelah warga warga dan kanak kanak remaja sholat mereka melakukan aktivitas seperti biasanya,warga warga menjalani aktivitas kerja,dan membersihkan rumah rumahnya,untuk yang remaja ada yang kerja,dan ada yang bersekolah, mereka semua di hari pertama puasa sangat bersemangat sekali.
Pada saat mejelang sore biasanya kanak kanak remaja pada ngabuburit untuk mencari takjil atau bisa di sebut warr lakjil,di suasana perkampungan pada saat sore hari itu sangat ramai karena banyak orang orang untuk berjualan jajanan dan makanan,untuk berbuka puasa.Kanak kanak remaja ngabuburit bersama teman temannya.agar suasana lebih asyik dan lebih seru untuk hari pertama puasa.
Mereka sangat tidak sabar untuk menikmati hidangan hidangan makanan takjil yang mereka beli untuk berbuka puasa.
Menu pertama yang mereka makan yaitu ada es campur,dan berbagai gorengan gorengan dan jajanan yang lainnya. Tentu sangat lezat bukan. Mereka asyik menikmati makanan makanan yang enak itu, apalagi di hari pertama puasa.
Setelah sirine berbunyi akhirnya mereka menikmati hidangannya dengan seksama,sambil berbincang bincang dengan keluarga.
Setelah berbuka puasa akhimya mereka mau menjalankan ibadah sholat magrib bersama sama dengan keluarga. Dan setelah sholat kanak kanak remaja pada bermain pelasan untuk mengisi waktu luang mereka sambil menunggu azan isya dan menjalankan ibadah sholat terawih.Sorak sorak anak
anak romAÏA 1900 niana nambira menyalakan netasannvA
Lalu beberapa menit kemudian suara azan Isya berkumambang anak anak pada tekanan unUK, menuju ke masjid untuk menjalankan i adah sholat isya dan sholat tarawih,warga warga juga mulai untuk menuju ke masjid.Sorak sorak anak pada ketawa berbahak bahak.bercanda dengan teman temanya yang lain.Lalu mereka wundhu bersama sama secara bergantian,setelah itu mereka menuju ke tempat shaf laki laki untuk menunggu sholawat selesai,dan beberapa menit kemudian sholat dimulal.Anak anak semua pun terdiam.Lalu setelah sholat isya selesai,dilanjut dengan sholat terawih,selang beberapa menit sholat terawih pun selesai.
Warga warga sebagian ada yang sudah pulang,dan ada yang belum pulang termasuk anak anak remaja,untuk melakukan kegiatan tadarus di masjid. Mereka melakukan tadarus secara bergantian, hingga larut malam. Tiba tiba jam pukul sebelas wib. Semua warga dan anak anak pun selesai tadarus.Sebelum pulang kerumah masing masing yang tadi mengikuti tadarus mendapatkan hidangan jajan kecil kecilan,karena sudah tadarus di masjid itu,lalu mereka semua sebelum pulang mereka memakan jajanan itu terlebih dahulu,setelah semuanya sudah selesai akhirnya semua warga dan anak anak pun pulang kerumah masing masing.
Pada pukul setengah dua malam anak anak remaja membangunkan warga warga untuk bangun sahur,lalu mulai perlahan sudut sudut rumah pun sudah menyala lampunya Itu tandanya ada warga yang beberapa sudah terbangun untuk sahur.Setelah anak anak membangun kan warga warga untuk sahur mereka pun pulang dan menjalankan sahur juga sebelum waktu imsak tiba.Dan setelah imsak mereka menjalankan ibadah sholat subuh,dan setelah itu menjalankan aktivitas masing masing.Dan waktu seperti itu terulang kembali.
Pada suatu hari di saat bulan ramadhan anak anak remaja berinisiatif untuk memasak hidangan makanan untuk dibagikan ke orang orang yang lain atau bisa di sebut dengan berbagi takjil.Sungguh luar biasa bukan Anak anak sangat senang sekali karena bisa berbagi takjil ke semua orang.dan mereka melakukan hal hal untuk mendapatkan pahala yang berlimpah.seperti menolong orang yang sedang kesulitan, berbagi takjil, dan selalu berdoa kepada allah,dan menjalankan ibadah lima waktu,bersama teman teman.Itu suatu hal yang sangat senang dan gembira sekali di bulan ramadhan ini.
Dan mereka di setiap acara acara disekolahan mereka masing sangat asyik juga seperti buka bersama dengan teman teman sekolah, dan sholat berjamaah bersama teman teman, dan tadarus al quran bersama teman teman.Mencari ilmu pahala bersama sama.
Selain di sekolah mereka juga buka bersama dengan warga warga rt dan rw dan teman teman kampung. Dan mereka juga melakukan tadarus bersama sama dan sebelum lebaran tiba mereka di acara perkampungan mengadakan silahtuhrahmi bersama warga warga sekitar,dan membagikan zakat fitrah kepada umat yang kurang mampu, sangat asyik sekali acaranya. Suasana kampung pun menjadi ramal anak anak dan warga warga, untuk membagikan zakat zakatnya.
Waktu larut malam, semua warga beristirahat untuk tidur yang cukup agar bisa bangun sahur lebih awal, agar tidak terlambat,dan butuh kesehatan yang cukup.untum beraktivitas kemudian harinya. Dan seperti biasa pada pukul setengah dua malam anak anak remaja bersedia untuk membangunkan warga warga untuk melakukan sahur.Dan kejadian tersebut terulang terus menerus selama bulan
Setiap kisah selalu menyimpan makna yang berbeda. Semoga kisah kali ini dapat menginspirasi langkah kita ke depan
Lentera Cerita
Kisah penuh makna yang menghangatkan hati dan menuntun jiwa
