Lentera Cerita: Petunjuk Di Bulan Ramadhan
Lentera Cerita kembali hadir dengan kisah baru dari kelas VII G yang penuh makna, yang siap menemani dan menginspirasi. Disetiap rangkaian kata yang tertulis, tersimpan pesan kehidupan yang mengajak kita merenung, memahami, dan melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda. Semoga cerita kali ini dapat membawa manfaat bagi para pembaca.
“Petunjuk Di Bulan Ramadhan”
✍️ Karya: Inayatul Munawaroh — Kelas VII G
Selamat membaca
Ada seorang pemilik restoran yang bernama Pak Bayu. Ia adalah pemilik restoran yang suka berbagi makanan dengan orang lain, in juga orang yang patuh dan taat agama Restoran itu biasanya buka mulai pukul 9 pagi sampai sore. Namun karena sekarang telah memasuki bulan mmadhan, restoran jadi buka pukul sore dan tutup sampai jam 9 malam Setiap sore Pak Bayu sering membagikan takıl dipinggir jalan pada orang lewat Kebiasaan berbuat baiknya berdampak pada bisnis restorannya, hingga suasana direstoran tidak pernah sepi pembeli, karena menu yang disajikan lezat dan pelayananya cepat, harga pun receh sampai pemah masuk dalam suatu acara tv. Pada suatu malam kelima bulan ramadhan ini, Pak Bayu mengalami hai anch yaitu ia bermimpi didatangi seorang Wait Allah Pada mimpinya Pak Bavu berada disebuah lahan rumput luas ditumbuhi bunga warna-warni bermekaran Angin yang berhembus pelan dan ada beberapa bebatuan yang cantik. Lalu Dia melihat ada cahaya terang seperti sinar la pun mengikuti sumber cahaya Itu Pak Bayu kaget dan deg-degan melihat ada seorang manusia yang membelakangi dirinya dengan memakai pakaian serba putih. Pak Bayu memberanikan diri bertanya “siapa kamu, apa yang kau mau?, aku tak tau apa maumu dariku” Dengan lantang wair itu menjawab “kau tak perlu tau siapa aku, aku tak mau apa-apa darimu” Tanya Pak Baya dengan tenang “lalu apa maksud kau menemuiku, kalau ada hal yang ingin dibicarakan aku siap mendengarkan.” Wali sta tak menjawab apapun tetapi langsung meninggalkan Pak Bayu begitu saja, la melewati cahaya terang yang membuat pak Bayu terbangun Setelah sahur Pak Bayu menjalankan aktivimas seperti biasa tanpa memikirkan kejadian tadi. Malum ketujuh Ramadhan, Pak Bayu dikagetkan dengan mimpi yang sama pada mimpi sebelumnya. Namun, dia didatangi oleh dua Wali Allah. Dalam mimpi Pak Bayu bingung, terkena dan bertanya-tanya, ia sempat berpikir bahwa ini pertanda buruk tapi ia pasrah dengan Allah SWT Hal yang dilakukan pun sama. Namun, berada ditempat berbeda yaitu dipinggir sungan kecil yang indah Pak Bayu senang karena baik saja dan syok karena kejadian itu. Badan Pak Hayu muncul keringat dingin dan badan merinding. Saat dia bangun keluar kamar dan sahur bersama sang tsın. Bu Nida, awalnya Pak Bayu ingin menceritakannya pada Bu Nida, tapi ia memilih diam karena tak mau membuat Bu Nida takut Peristiwa yang dialamı Pak Bayu membuat bisnisnya melejit tinggi dan ramai sekali pelanggan.
Bükan hanya menerima uang tetapi juga pujian dari beberapa pelanggan. Kesuksesan itu bisa mengalihkan pikiran Pak Bayu yang tadi syok karena mimpi aneh itu Mendengar bisnis usaha suaminya sukses. Bu Nida pun berencana akan memasak masakan kesukaan Pak Bayu untuk berbuka nanti Pada malam kelima belas dimimpi Pak Bayu kembali ditemui dua wali kemarın dan wali pada mimpi awal waktu itu. Mereka berbaris menghadap ke diri Pak Bayu dengan muka bercahaya. Mereka menanyakan pertanyaan pada diri Pak Bayu
Salah satu bertanya: “saat bertemu kami apa kamu takut atau bersikap tenang” Pak Bayu menjawab dengan tenang “saya tidak takut apapun kecuali Allah SWT Wali yang lainnya bertanya “Jika kamu diberi cobaan, apa kamu akan mengeluh?” Jawab Pak Bayu tegas “apapun cobaannya kupasrahkan pada Allah SWT Lalu para wali itu menghilang sendiri, hingga pak Bayu terbangun dan memutuskan untuk bercerita pada istrinya. Mendengar cerita pak Bayu. Bu Nida tidak mengerti apa yang terjadi, dan memutuskan meminta Pak Bayu bertenang, itu mungkin kiriman darı Allah SWT Walaupun begitu siapa yang tidak kaget mengalami hal tersebut. Sampai sekarang mereka tetap belum tau maksud kejadian itu Seperti yang diceritakan cerpen diatas, mengajarkan bahwa perbuatan kita akan membuahkan hasıl yang sama. Ayo kita bersama teladani sifat Pak Bayu yang pantas kita tiru. Jadilah orang yang baik pasti kejutan dari Tuhan akan kita rasakan. Apa kalian penasaran dengan peristiwa di atas? Jika iya tanyakan pada orang yang lebih dewasa.
Setiap kisah selalu menyimpan makna yang berbeda. Semoga kisah kali ini dapat menginspirasi langkah kita ke depan
Lentera Cerita
Kisah penuh makna yang menghangatkan hati dan menuntun jiwa
